Kumpulan Kumpulan Artikel TKJ

Just another WordPress.com weblog

Arsip untuk ‘Trik Trik windows’ Kategori

Shortcut untuk Shutdown, Restart dan Logoff

Posted by syamlan fahad pada 22 April 2009

Untuk mempercepat shutdown Anda bisa membuat shortcut pada desktop. Caranya :

  1. Klik kanan area kosong pada desktop lalu pilih New – Shortcut.
  2. Pada command line ketikkan c:\windows\rundll32.exe user, exitwindows.
  3. Klik next dan beri nama shortcut tersebut.
  4. Terakhir klik Finish.

Untuk shortcut restart Anda harus mengganti c:\windows\rundll32.exe user, exitwindows dengan C:\WINDOWS\RUNDLL.EXE user.exe,exitwindowsexe.

Untuk shortcut restart Anda harus mengganti c:\windows\rundll32.exe user, exitwindows dengan C:\WINDOWS\RUNDLL.EXE shell32.dll,SHExitWindowsEx 0.

Ditulis dalam Trik Trik windows | Tinggalkan sebuah Komentar »

Mempercayai Password: Network Authentication

Posted by syamlan fahad pada 22 April 2009

Aspek security jaringan berkaitan erat dengan servis yang disediakan: inbound atau outbound. Security pada servis outbound dapat diupayakan sebaik mungkin dengan konfigurasi firewall. Demikian pula dengan akses anonymous servis inbound, seperti anonymous FTP, HTTP, Gopher dll. Dalam hal ini, informasi sengaja disediakan bagi semua orang. Lain halnya bila kita ingin menyediakan akses non-anonymous (atau authenticated services), dimana selain melalui firewall, seseorang yang meminta akses juga harus mendapat ‘ijin’ server setelah terlebih dahulu membuktikan identitasnya. Inilah authentication. Untuk selanjutnya, penulis menggunakan istilah autentisasi sebagai sinonim kata tersebut.

RESIKO-SECURITY SERVIS INBOUND
Mengapa perlu autentisasi…..? Internet adalah jaringan publik, dan terbuka bagi setiap orang diseluruh penjuru dunia untuk menggabungkan diri. Begitu besarnya jaringan ini, telah menimbulkan keuntungan serta kerugian. Sering kita dengar dan baca tentang bobolnya sistem komputer keuangan bank, informasi rahasia Pentagon atau basis data transkrip akademik mahasiswa. Kalimat tersebut cukup untuk mewakili pernyataan bahwa kita harus ‘waspada’ terhadap orang-orang ‘jahat’ dan senantiasa berusaha memperkecil kemungkinan bagi mereka untuk dapat melakukan niat jahatnya. Memang mudah untuk meniadakan kemungkinan penyusupan (akses ilegal) dari luar dengan menutup semua kanal trafik servis inbound ke jaringan internal. Namun ini berarti telah mereduksi keuntungan utama adanya jaringan: komunikasi dan pemakaian sumber daya bersama (sharing resources). Jadi, konsekuensi alami dengan jaringan cukup besar, adalah menerima dan berusaha untuk memperkecil resiko ini, bukan meniadakannya.

Kita akan mulai dari seorang network-administrator (NA) yang telah melakukan tugasnya dengan baik, dalam menyiapkan ‘pertahanan’ bagi semua servis outbound dan anonymous-inbound. Perlu beberapa hal tambahan lagi yang sebaiknya diingat. Apakah pertahanan tersebut sudah cukup kuat bagi terjadinya pencurian hubungan (hijacking attack)? Apakah didalamnya sudah dipertimbangkan kemungkinan pemonitoran ilegal paket-paket informasi yang dikirimkan (packet sniffing – playback attack)? Atau apakah sudah termasuk kesiapan bagi benar-benar adanya akses ilegal didalam sistem (false authentication)?

Hijacking biasanya terjadi pada komputer yang menghubungi jaringan kita, walaupun untuk beberapa kasus langka, bisa terjadi pada sembarang jalur yang dilaluinya. Sehingga akan bijaksana bila seorang NA mempertimbangkan pemberian kepercayaan akses, hanya dari komputer yang paling tidak mempunyai sistem security sama atau mungkin lebih ‘kuat’, dibandingkan dengan jaringan dibawah tanggung-jawabnya. Usaha memperkecil peluang musibah ini, juga dapat dilakukan dengan mengatur packet-filter dengan baik atau menggunakan server modifikasi. Misalnya, kita dapat menyediakan fasilitas anonymous-FTP bagi sembarang komputer dimanapun, tapi authenticated-FTP hanya diberikan pada host-host yang tercantum pada daftar ‘kepercayaan’. Hijacking ditengah jalur dapat dihindari dengan penggunaan enkripsi antar jaringan (end to end encryption).

Kerahasiaan data dan password juga merupakan topik disain security. Program yang didedikasikan untuk packet-sniffing dapat secara otomatis menampilkan isi setiap paket data antara client dengan servernya. Proteksi password dari kejahatan demikian dapat dilakukan dengan implementasi password sekali pakai (non-reusable password), sehingga walaupun dapat termonitor oleh sniffer, password tersebut tidak dapat digunakan lagi.

Resiko hijacking dan sniffing data (bukan password) tidak dapat dihindari sama sekali. Artinya NA harus mempertimbangkan kemungkinan ini dan melakukan optimasi bagi semakin kecil-nya kesempatan tersebut. Pembatasan jumlah account dengan akses penuh serta waktu akses jarak jauh, merupakan salah satu bentuk optimasi.

MEKANISME AUTENTISASI
Subyek autentisasi adalah pembuktian. Yang dibuktikan meliputi tiga kategori, yaitu: sesuatu pada diri kita (something you are SYA), sesuatu yang kita ketahui (something you know SYK), dan sesuatu yang kita punyai (something you have SYH). SYA berkaitan erat dengan bidang biometrik, seperti pemeriksaan sidik-jari, pemeriksaan retina mata, analisis suara dll. SYK identik dengan password. Sedangkan bagi SYH umumnya digunakan kartu identitas seperti smartcard. \

Barangkali, yang sekarang masih banyak digunakan adalah sistem ber-password. Untuk menghindari pencurian password dan pemakaian sistem secara ilegal, akan bijaksana bila jaringan kita dilengkapi sistem password sekali pakai. Bagaimana caranya penerapan metoda ini?

Pertama, menggunakan sistem perangko-waktu ter-enkripsi. Dengan cara ini, password baru dikirimkan setelah terlebih dulu dimodifikasi berdasarkan waktu saat itu. Kedua, menggunakan sistem challenge-response (CR), dimana password yang kita berikan tergantung challenge dari server. Kasarnya kita menyiapkan suatu daftar jawaban (response) berbeda bagi ‘pertanyaan’ (challenge) yang berbeda oleh server. Karena tentu sulit sekali untuk menghafal sekian puluh atau sekian ratus password, akan lebih mudah jika yang dihafal adalah aturan untuk mengubah challenge yang diberikan menjadi response (jadi tidak random). Misalnya aturan kita adalah: “kapitalkan huruf kelima dan hapus huruf keempat”, maka password yang kita berikan adalah MxyPtlk1W2 untuk challenge sistem Mxyzptlk1W2.

Kalau pada sistem CR, harus diketahui ‘aturan’-nya, maka pada sistem perangko-waktu, kita mesti mengingat password bagi pemberian perangko-waktu ini. Apakah cara seperti ini tidak mempersulit? Beruntung sekali mekanisme tersebut umumnya ditangani oleh suatu perangkat, baik perangkat lunak ataupun dengan perangkat keras. Kerberos, perangkat lunak autentisasi yang dibuat di MIT dan mengadopsi sistem perangko-waktu, mewajibkan modifikasi client bagi sinkronisasi waktu dengan server serta pemberian password perangko-waktu. Modifikasi program client mengingatkan kita pada proxy dan memang, kurang lebih seperti itu. Sistem CR biasanya diterapkan sekaligus dengan dukungan perangkat keras. Contoh sistem CR operasional adalah perangkat SNK-004 card (Digital Pathways) yang dapat diterapkan bersama-sama dengan paket TIS-FWTK (Trusted Information System – internet FireWall ToolKit).

TIS-FWTK menawarkan solusi password sekali pakai (sistem CR) yang ‘menyenangkan’: S/Key. S/Key menerapkan prosedur algoritma hash iteratif terhadap suatu seed, sedemikian sistem dapat memvalidasi response-client instant tapi tidak mempunyai kemampuan untuk memprediksi response-client berikutnya. Sehingga bila terjadi penyusupan pada sistem, tidak ada ’sesuatu’ yang bisa dicuri (biasanya daftar password). Algoritma hash mempunyai dua sifat utama. Pertama, masukan tidak bisa diregenerasikan dari keluaran (non-reversibel). Kedua, terdapat dua kemungkinan masukan bagi sebuah keluaran yang sama.

ENKRIPSI DAN CRYPTOGRAPHY
Cryptography telah berkembang sejak lama, ketika orang menginginkan informasi yang ia kirimkan tidak dapat ‘dibaca’ oleh pihak tak berkepentingan. Secara tradisional cryptography dikenal dengan dua mekanisme, kunci privat atau kunci publik. DES (data encryption standard) yang digunakan oleh Kerberos menggunakan sistem kunci-privat. RSA (Rivest Shamir Addleman) mengimplementasikan sistem kunci-publik. Salah satu dari kontributor RSA, Ron Rivest kemudian membuat MD4 (message digest function # 4) yang digunakan oleh S/Key-nya TIS-FWTK. Optimasi dan blasteran antara kedua metoda tradisional ini melahirkan PGP (Pretty Good Privacy). Pembahasan dari DES, RSA, atau PGP merupakan buku tersendiri dan tidak pada tempatnya diungkapkan disini. Tapi yang jelas, sistem kunci-privat dicirikan dengan proses encrypt-decrypt melalui kunci identik, sedangkan pada sistem kunci-publik, proses ini dilakukan dengan dua buah kunci: kunci publik untuk encrypt dan kunci rahasia untuk decrypt dimana kedua kunci ini digenerasikan dan mempunyai relasi dekat melalui sebuah algoritma matematis. Karena diperlukan proses matematis terlebih dulu, kecepatan sistem kunci-publik bisa ribuan kali lebih lambat dari algoritma kunci-privat ekivalen walaupun disisi lain menawarkan proteksi lebih baik. Eksploitasi terhadap kelebihan dan kekurangan sistem kunci privat dan publik dilakukan PGP, dimana untuk transmisi data dilakukan secara sistem kunci-privat dengan session-key sehingga berjalan cepat, sedangkan transmisi session-key- nya sendiri menggunakan kunci-publik.

Dengan enkripsi, informasi yang kita kirimkan ke suatu jaringan melalui jaringan lain yang keamanannya meragukan (internet), relatif lebih terjamin. Enkripsi antar jaringan menyebabkan seorang ‘pencuri’ harus berusaha sedikit lebih keras untuk mendapatkan informasi ilegal yang ia harapkan. Ada beberapa kesempatan bagi implementasi enkripsi, yaitu: pada level aplikasi, level data-link, dan level jaringan.
Enkripsi pada level aplikasi mensyaratkan penggunaan perangkat lunak client-server khusus. Sesuai dengan model referensi OSI, enkripsi data-link hanya berlaku untuk hubungan titik ke titik, seperti sistem enkripsi pada modem telepon. Sedangkan enkripsi level jaringan (network layer) diterapkan pada router atau peralatan lain yang bersebelahan dengan jaringan dikedua sisi. Optimasi kepentingan dan kebijakan security dilakukan dengan mengatur jenis/bagian paket IP yang akan dienkrip, penyesuaian terhadap arsitektur firewall dan konsekuensinya, efektifitas distribusi kunci-enkripsi dll. Di masa depan, dimana teknologi VLAN (Virtual LAN) diperkirakan menjadi pilihan utama untuk Intranet (enterprisewide), penggunaan enkripsi level jaringan ini menjadi begitu penting. Barangkali sama pentingnya dengan keadaan sebuah perusahaan yang sementara ini ‘terpaksa’ menggunakan internet sebagai jalur bagi pengiriman informasi sensitif antara kantor pusat dengan cabangnya dibelahan bumi yang lain.

KERBEROS DAN TIS-FWTK AUTHENTICATION SERVER
Kerberos adalah salah satu karya proyek Athena, kolaborasi antara MIT, IBM dan DEC. Kerberos didisain untuk medukung autentisasi dan enkripsi data pada lingkungan terdistribusi melalui modifikasi client atau server standard. Beberapa vendor sistem operasi telah memasukan Kerberos kedalam produknya. MIT sendiri menyediakan secara free banyak versi Unix yang telah di-Kerberizing. Bahkan bagi kepentingan porting ke sistem operasi atau perangkat lunak client-server yang belum mendukung Kerberos, MIT menyediakan source-code nya, juga secara free. Proyek Athena sendiri mengimplementasikan Kerberos pada banyak aplikasi seperti NFS, rlogin, email, dan sistem password. Secure RPC (Sun Microsystems) juga mengimplementasikan hal yang sama.

Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam implementasi Kerberos. Modifikasi perangkat lunak client dan server akan menyebabkan pembatasan pilihan aplikasi. Sayangnya juga tidak ada metoda alternatif sebagai pengganti modifikasi source-code (seperti dalam proxy yang membolehkan custom user procedure atau custom client software). Kemudian, umumnya orang juga sepakat untuk menyebut: “Kerberos relatif sulit diterapkan/ dikelola”.

Paket sistem autentisasi lain ditawarkan oleh TIS-FWTK: authentication-server. Server ini didisain secara modular, fleksibel sehingga mendukung banyak mekanisme autentisasi populer seperti sistem password reusable standard, S/Key, card SecurdID dari Security Dynamics (sistem dengan perangko-waktu), card SNK-004 Digital Pathways (sistem CR) serta kemudahan untuk pengintegrasian mekanisme baru. Kembali kepada perbincangan diawal tulisan ini, kalau kepentingan utama kita adalah bagaimana menyiapkan ‘pertahanan’ bagi servis inbound non-anonymous, barangkali authentication-server adalah solusi yang patut dipertimbangkan. Mengapa? Bagaimana sistem ini bekerja? Tidak banyak ruang dalam tulisan ini untuk memuat semua diskusi kita tentang autentisasi, tapi ilustrasi penutup berikut akan memberikan sedikit gambaran bagi anda, peminat security jaringan, menyangkut authentication-server.

Ditulis dalam Trik Trik windows | Tinggalkan sebuah Komentar »

TaskSwitchXP Pro Untuk Pindah Antar Aplikasi

Posted by syamlan fahad pada 22 April 2009

Selama ini kita mengenal tombol Alt + Tab sebagai kombinasi tombol untuk berpindah antar aplikasi (yang sedang aktif) dengan cepat. Contohnya seperti gambar di bawah ini:

Alt + Tab

Dengan menggunakan software TaskSwitchXP Pro Anda dapat menggantikan task switcher bawaaan Windows. TaskSwitchXP Pro mempunyai tampilan yang jauh lebih menarik. Selain itu juga ada tambahan beberapa fitur seperti Show Process Info untuk menampilkan detail proses dari aplikasi yang kita pilih. Kita juga dapat mengurutkan aplikasi yang sedang aktif berdasarkan title-nya.

TaskSwitchXP Pro

Saat aplikasi ini aktif maka akan muncul icon di systray (pojok kanan bawah).

TaskSwitchXP Pro hanya dapat dijalankan pada sistem operasi Windows XP atau Windows 2003.

Ditulis dalam Trik Trik windows | Tinggalkan sebuah Komentar »

Semua Aplikasi Trouble Shooting Dalam USB

Posted by syamlan fahad pada 22 April 2009

Logo TechnibbleTechnibble, situs komunitas antusias komputer Australia baru-baru ini merilis iterasi kedua dari Computer Repair Utility Kit, sebuah koleksi dari 57 alat-alat pilihan yang dapat membantu Anda mendiagnosa dan memperbaiki Windows. Walaupun semua alat dalam koleksi ini sudah tersedia secara gratis online, paket ini dapat menghemat waktu Anda dengan menyediakan semua yang Anda butuhkan untuk memelihara komputer Anda tanpa perlu mengunduh semuanya satu per satu. Terlebih lagi, sebagian besar aplikasi tidak membutuhkan instalasi dan dapat dioperasikan langsung dari flash disk Anda.

ReadWriteWeb juga memberikan deskripsi dari masing-masing aplikasi dan memeringkatkan masing-masing aplikasi berdasarkan kemudahan pakainya sebagai beginner, intermediate dan expert. Di bawah ini adalah daftar aplikasi yang tersedia dalam Computer Repair Utility Kit berdasarkan fungsinya.

File Management

  • CCleaner — CCleaner gives your PC a tune-up by removing unnecessary files and registry information, freeing up valuable disk space and making your machine run faster.
    Installation required: No – Level: Beginner
  • JkDefragGUI — JkDefrag reorganizes files on your PC to improve performance.
    Level: Intermediate – Installation required: No
  • DriveimageXML — DriveimageXML allows you to backup your entire PC contents, so it can used in emergencies or for recovery of individual files.
    Level: Expert – Installation required: No
  • Explore2fs — Explore2fs allows you to access files on Unix partitions or within Unix image files without having to load Unix.
    Level: Expert – Installation required: No
  • Double Killer — Double Killer helps you find and easily remove duplicate files which are using unnecessary disk space.
    Level: Beginner – Installation required: No
  • Deep Burner — Deep Burner makes it easy to backup information to a CD or DVD
    Level: Intermediate – Installation required: No
  • 7-Zip Portable — 7 Zip lets you create and extract from most of the popular archive file formats
    Level: Intermediate – Installation required: No
  • PC-Decrapifier — The PC Decrapifier uninstalls many of the common trialware and annoyances found on PCs when you bring them home from the store. A list of software that it can detect and remove can be found here. PC Decrapifier displays a list of software it detects and then lets you choose what you want removed.
    Level: Basic – Installation required: No

Information

  • Process Explorer — Process Explorer is Task Manager on steroids. Find out what files, registry keys and other objects applications have open, even which DLLs they have loaded, and more. This uniquely powerful utility will even show you who owns each application.
    Level: Intermediate – Installation required: No
  • System Information — System Information gathers detailed information about your system properties and settings, and then displays it in an extremely comprehensible manner.
    Level: Beginner – Installation required: No
  • ProduKey — ProduKey is a small utility that displays the ProductID and the CD-Key of MS-Office, Windows, Exchange Server, and SQL Server installed on your computer. This utility can be useful if you lost the product key of your Windows/Office, and you want to reinstall it on your computer.
    Level: Beginner – Installation required: Yes
  • Autoruns — Autoruns provides information about all applications which are automatically started by Windows at boot time or when you log in.
    Level: Expert – Installation required: No
  • HWMonitor — HWMonitor lets you easily see temperatures of the main components of your PC.
    Level: Beginner – Installation required: No
  • GPU-Z — GPU-Z lets you view information about the graphics component of your PC.
    Level: Intermediate – Installation required: No
  • WirelessKeyView — WirelessKeyView retrieves the type and value of previously used wireless network keys/passwords stored in your computer, then lets you easily save all the information to a text/html/xml file.
    Level: Beginner – Installation required: No
  • TreeSize Free — TreeSize Free allows you to view the amount of disk space used by any folder on your PC. Because scanning is done in a thread, you can see results as the application is running.
    Level: Intermediate – Installation required: No
  • Game Key Revealer — Game Key Revealer retrieves the CD-Key and serial numbers for all installed games on your computer allowing you to easily.
    Level: Beginner – Installation required: No
  • USBDView — USBDView allows you to review the software which has been installed on the PC to manage hardware (MP3 players, external disk drives, cameras etc) connected to any of the USB ports.
    Level: Expert – Installation required: No
  • TrID — TrID allows the type of file (Word, Excel, PDF) to be determined by looking inside the file. Useful when Windows cannot determine the type of file due to the extension being changed or removed.

Ditulis dalam Trik Trik Flash Dish, Trik Trik windows | Tinggalkan sebuah Komentar »

Mencegah Peyebaran Virus Melalui Perangkat USB Dengan Mudah

Posted by syamlan fahad pada 21 April 2009

Virus hari ini secara umum menyebar melalui dua cara, secara online (melalui jaringan) maupun offline (melalui media penyimpanan fisik). Untuk melakukan infeksi dari satu komputer ke komputer lainnya secara offline, virus akan memanfaatkan tempat penyimpanan yang mudah dibawa-bawa. Mungkin dulunya floppyflash disk yang berkoneksi USB. Dengan kapasitas yang semakin besar dan harga yang semakin murah, media penyimpanan tersebut semakin digandrungi banyak orang.

Seiring dengan makin meluasnya penggunaan flash disk penyebaran virus dengan mekanisme offline intensitasnya juga makin tinggi khususnya di Indonesia. Para pembuat virus dari dalam negeri makin kreatif dalam mendesain virus dengan trik-trik tertentu untuk mempercepat penyebaran virus yang mereka buat.

Pada awalnya virus hanya akan menempatkan file berupa program virus ke tempat penyimpanan, jadi setiap kali menghubungkan flash disk ke komputer yang terinfeksi, virus akan menempatkan folder/file virus ke flash disk tersebut tanpa diketahui pemilik. Trik ini lambat laun menjadi mudah dideteksi dan file yang mencurigakan tersebut dengan mudah akan langsung dihapus oleh si pemilik.

Kemudian muncul yang namanya teknik rekayasa sosial (social engineering) di mana virus yang dimasukkan ke flash disk menjadi lebih sulit dikenali dengan meniru/membuat file dan folder yang sama dengan yang sudah ada sebelumnya dan menyembunyikan file asli ataupun dengan membuat file atau folder dengan nama-nama yang menarik perhatian pengguna, semua itu dilakukan dengan harapan agar pengguna mengklik file/ folder tersebut sehingga virus bisa aktif dan masuk ke dalam komputer korban.

Cara penyebaran virus yang sekarang ini sedang booming adalah dengan memanfaatkan fitur Autorun yang ada pada sistem operasi Windows. Fitur ini sebenarnya sangat memudahkan kita yang ingin langsung membuka/memainkan file yang ada di media penyimpanan dengan segera. Tetapi para pembuat virus melihat fitur ini sebagai jalan tercepat untuk membantu penyebaran virus. Dengan menanamkan virus beserta file AUTORUN.inf yang sudah ditulis untuk menjalankan file virus di root directory flash disk, setiap kali pengguna menghubungkan flash disk ke komputer yang fitur Autorun-nya aktif, secara otomatis virus akan langsung dijalankan.

Untuk melakukan pencegahan virus menyebar dengan bantuan fitur Autorun kini Anda tidak perlu repot lagi, seperti melakukan langkah-langkah pengaturan yang panjang dan beresiko. Berkat aplikasi portable dari perusahaan keamanan PandaSecurity, Anda sudah bisa melakukan pengamanan terhadap tempat penyimpanan berkoneksi USB, seperti Flash Disk dalam beberapa kali klik saja.

merupakan media yang paling banyak digunakan, tetapi sekarang muncul

Aplikasi gratis bernama Panda USB Vaccine ini memiliki dua cara untuk menangkal penyebaran virus melalui media penyimpanan:

  1. Computer Vaccination – aplikasi ini akan menonaktifkan fitur AutoRun dari komputer bersistem operasi Windows secara menyeluruh, sehingga program/virus yang memanfaatkan file AUTORUN.inf dan berada di dalam USB/CD/DVD tidak akan dieksekusi/dijalankan secara otomatis. Tapi Anda tetap bisa mengembalikan fitur tersebut ke keadaan semula.
  2. USB Drive Vaccination – Virus kini tidak bisa lagi membuat file AUTORUN.inf untuk membantu penyebarannya. Aplikasi ini akan membuat file AUTORUN.inf khusus ke dalam flash disk, di mana file tersebut sudah dirancang supaya tidak bisa diganti, diedit, ataupun dihapus oleh virus. Pengguna juga tidak bisa menghapus file tersebut kecuali dengan melakukan format.

Untuk saat ini fasilitas vaksinasi pada perangkat USB hanya berlaku pada tempat penyimpanan berformat FAT & FAT32, namun ke depannya aplikasi ini akan dikembangkan untuk dapat mendukung format NTFS.

Aplikasi ini dapat berjalan pada sistem operasi Windows 2000 SP4, Windows XP SP1-SP3, dan Windows Vista SP0 dan SP1. Silakan unduh aplikasinya Panda USB Vaccine di sini. (Sumber)

Sebelum kemunculan aplikasi ini sudah lama saya menemukan beberapa cara pencegahan penyebaran virus melalui USB dengan cara yang hampir mirip. Mengenai cara-caranya bisa Anda baca melalui artikel Pepoluan dan Ebta Setiawan.

Ditulis dalam Trik Trik Flash Dish, Trik Trik windows | Tinggalkan sebuah Komentar »

Transfer Data Besar Dengan Lebih Cepat dan Aman

Posted by syamlan fahad pada 21 April 2009

RichCopy Installation.jpg

Tidak banyak kita temukan aplikasi gratis keluaran Microsoft yang benar-benar berguna. Salah satu dari yang sedikit itu adalah RichCopy. Alat yang sangat berguna untuk melakukan penyalinana file dalam jumlah dan ukuran besar ini sebenarnya sudah ada sejak Windows 95, tapi Anda tidak akan bisa menggunakannya jika tidak menjadi karyawan Microsoft. Aplikasi ini pertama kali bernama RoboCopy dikembangkan oleh insinyur Microsoft bernama Derk Benisch untuk kalangan internal. Waktu itu belum memiliki antar muka, sehingga Anda harus paham command-line untuk dapat menggunakannya. Tahun 2001 dibuat Robocopy dengn GUI (Graphical User Interface) yang masih sederhana. Oleh Ken Tamaru apliaksi tersebut terus dikembangkan dan akhirnya di tahun ini aplikasi tersebut dikeluarkan tidak hanya dengan tampilannya yang baru tapi juga dengan nama baru, yaitu RichCopy yang sudah lebih sempurna dan bisa digunakan oleh banyak orang.

Ada banyak alasan kenapa Anda butuh aplikasi RichCopy ini untuk melakukan tugas menyalin di komputer berbasis Windows. Pertama, aplikasi ini bisa menyalin file dari berbagai lokasi (atau folder) ke dalam satu lokasi tertentu. Jadi, Anda tidak perlu menjalankan banyak proses salin untuk menggabungkan bermacam file (seperti musik, foto, video dan lainnya) yang mungkin tersebar di banyak lokasi berbeda.

Tidak seperti proses salin yang biasanya ada di Windows yang menyalin file secara berurut antara satu dengan lainnya. RichCopy dapat menyalin banyak file secara paralel (multithread) sehingga prosesnya dapat berjalan dengan lebih cepat.

RichCopy sangat berguna saat Anda menyalin banyak file atau memindahkan file yang berukuran besar. Seringkali proses penyalinan yang sedang berjalan terhenti tiba-tiba, biasanya disebabkan oleh komputer yang hang atau bottleneck pada jaringan. Tentunya Anda harus mengecek file apa saja yang sudah terkirim ke tempat tujuan untuk mengirim kembali file yang tersisa. Dan yang membuat jengkel adalah satu file yang berukuran besar, walaupun sebagian besar file tersebut sudah terkirim dengan ukuran tertentu ke tempat tujuan namun jika proses transfer terhenti, maka file tersebut harus dikirim kembali seluruhnya dari awal.

Untuk mengatasi masalah tersebut aplikasi ini memungkinkan Anda untuk melakukan pauseresume terhadap proses transfer yang sedang berjalan, jadi seakan-akan Anda sedang mengunduh file dari internet dengan download manager. Jika tiba-tiba ada gangguan yang menyebabakan proses transfer terhenti, hal tersebut tidak membuat Anda harus mengulang prosesnya dari awal, tapi Anda bisa melanjutkannya kembali dari ukuran file terakhir yang tersisa.

dan RichCopy FileCopy.jpg

RichCopy Options.jpg

Jika, Anda merasa membutuhkan aplikasi mungil berukuran 5,78 MB ini, bisa Anda unduh langsung di sini

Ditulis dalam Trik Trik windows | Tinggalkan sebuah Komentar »

Mengembalikan menu RUN

Posted by syamlan fahad pada 21 April 2009

Virus bisa datang kapan pun terutama computer/laptop kita terhubung dengan media eksternal. Salah satu ancamannya adalah menyembunyikan menu RUN. Bagi orang awam, tentu saja ini bisa membuat panik. Kalau sudah tidak bisa diatasi sendiri, pasti bertanya bagaimana mengembalikan menu RUN yang hilang.

Sebenarnya bukan hilang, tetapi disembunyikan. Banyak cara mengembalikannya. Tentu saja, kalau terserang virus, bersihkan dulu computer/laptopnya sebelum melakukan langkah ini.

• Klik Start > All Programs > Accessories > Command Prompt.

• Ketik regedit lalu tekan ENTER.

• Tekan F3. Pada kotak pencarian yang muncul, ketik norun lalu tekan ENTER.

• Klik dua kali NoRun.

• Kalau nilainya 1, berarti DWORD NoRun aktif, sehingga disembunyikan di Start menu. Ubah nilainya menjadi 0 (nol).

• Tekan lagi F3 dan ulangi langkah di atas untuk mencari NoRun yang lain.
Kalau masih belum tampil, restart computer/laptop Anda.

Ditulis dalam Trik Trik windows | Tinggalkan sebuah Komentar »

Shortcut Pada Windows

Posted by syamlan fahad pada 20 April 2009

Shortcut ini fungsinya supa kita tidak repot klik sana-sini…
jadi tinggal tekan key yang ada di keyboard sesuai dengan fungsinya…
selamat mencoba yah…
Keys Fungsi
F1 Help
F2 Rename
F3 Find
F10 Ke menu File
SHIFT+F10 Membuka konteks menu
CTRL+ESC Membuka start menu
SHIFT+F10 Context menu
ALT+TAB Pindah antar program yg sedang dibuka
SHIFT sambil memasukkan CD Mencegah auto-run
CTRL+X, C, dan V Cut, Copy, dan Paste
SHIFT+DELETE Delete tanpa meletakkan pada Recycle Bin
ALT+ENTER Properties
ALT+double-click Properties
CTRL+drag file ke folder Copy file
CTRL+SHIFT+drag file ke desktop atau folder Membuat shortcut
CTRL+ESC,ESC,TAB,SHIFT+F10 Membuka properties taskbar

Pada Windows Explorer
F4 (Explorer) Menuju combo box
F5 Refresh
F6 Pindah antar panel di Windows Explorer
CTRL+G (Windows Explorer) Goto
CTRL+Z Undo
CTRL+A Select all
BACKSPACE Pindah ke folder utama
* (pada tombol sebelah kanan) Membuka semua folder yang ada
- (pada tombol sebelah kiri) Menutup semua folder
+ (pada tombol sebelah kanan) Membuka folder
Panah kanan Membuka (expands) folder
CTRL+TAB Pindah antar tab pada properties
CTRL+SHIFT+TAB Pindah antar tab pada properties

Ditulis dalam Trik Trik windows | Tinggalkan sebuah Komentar »

Menghapus File TEMP

Posted by syamlan fahad pada 8 April 2009

Tambahkan baris berikut pada file autoexec.bat Anda :

if not exist %TEMP%\*.TMP goto EndTMP
atrrib %TEMP%\*.TMP -r -a -s -h
del %TEMP%\*.TMP
:EndTMP

Maka mulai sekarang tiap kali komputer Anda di-booting, secara otomatis akan menghapus file-file *.TMP.

Ditulis dalam Trik Trik windows | Tinggalkan sebuah Komentar »

Cara Mendisable Fungsi Autorun Pada Windows XP

Posted by syamlan fahad pada 6 April 2009

Setelah sebelumnya selalu berkutat dengan postingan tentang software, akhirnya pada kesempatan ini saya ingin berbagi sedikit tips tentang cara mendisable fungsi autorun pada windows. Anda pasti sudah tahu bukan pada fiture standart windows, setiap kali kita memasukkan sebuah CD atau Flasdisk pasti akan terbuka secara otomatis. Sebenarnya fungsi ini cukup memudahkan kita, karena kita tidak perlu masuk ke menu explore untuk melihat isi didalam CD atau Flashdisk tersebut, tapi disamping sisi positif yang ditawarkan tersebut ada juga sisi negatifnya.

Saat ini banyak virus yang menginfeksi komputer kita dengan memanfaatkan fasilitas autorun tersebut. Jadi secara tidak langsung apabila sebuah CD atau Flashdisk telah terinfeksi virus kita masukkan ke dalam komputer, maka dapat dipastikan kita turut andil untuk meloloskan virus tersebut kedalam komputer kita. Maka sebaiknya untuk pencegahannya, ada baiknya kita mendisable fungsi autorun tersebut.11″><link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CInternet%5CLOCALS%7E1

Daripada berbelit-belit kita langsung mulai saja tutorialnya ya :

1. Langkah pertama masuk ke menu RUN lalu ketikkan “regedit”, kemudian tekan ENTER.

2. Setelah jendela registry terbuka disitu terdapat 5 pilihan yaitu : HKEY_CLASSES-ROOT,HKEY_CURRENT_USER,HKEY_LOCAL_MACHINE, HKEY_USERS, dan HKEY_CURRENT_CONFIG. Disini yang akan kita rubah hanya HKEY_CURRENT_USER dan HKEY_USERS saja.







3. Masuk ke HKEY_CURRENT_USER, kemudian ikuti langkah klik-mengklik berikut ini (hehehe) : Software-Microsoft-Windows-Policies-Explorer. Lihat langkah-langkahnya pada screenshot dibawah ini :

Ditulis dalam Trik Trik windows | Tinggalkan sebuah Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.