Kumpulan Kumpulan Artikel TKJ

Just another WordPress.com weblog

Arsip untuk ‘Pengetahuan’ Kategori

GLOSSARY

Posted by syamlan fahad pada 4 Mei 2009

Beep : bunyi speaker yang dikeluarkan komputer pada proses post atau pada saat ada kesalahan/gangguang tertentu. Suara yang muncul melalui speaker komputer, umunya menunjukkan adanya kesalahan dalam program yang
sedang berjalan. Beep dapat ditambahkan dalam program yang dibuat dengan menyisipkan kode ASCII 7.

BIOS : Basic input output system. Software yang dipasang pada chip komputer:untuk mengatur operasi dasar seperti setting layar, harddisk, dan booting. Bagian dari sistem operasi yang bisa mengidentifikasi set program yang digunakan untuk mem-boot komputer, sebelum menempatkan disket sistem. BIOS terdapat di ROM (Read Only Memory) dari sistem dan umumnya tersimpan secara permanen. Program yang digunakan mikroprosesor untuk menyalakan komputer. BIOS juga mengatur aliran data antara sistem operasi komputer dan perangkat tambahan yang terhubung pada komputer.

Booting : Proses menghidupkan komputer.

Bus : Saluran yang terdiri dari sekumpulan jalur yang sejenis. Sekumpulan kabel yang merupakan alat transportasi
informasi ke semua peralatan dalam sistem. Informasi tersebut dapat berupa data, perintah atau alamat.

CMOS : Compelementary Metal Oxide Semiconductor. RAM kecil berukuran 64 byte yang menyimpan setting BIOS saat komputer sedang dimatikan. CMOS merupakan perluasan dari teknologi MOS yang menghasilkan IC dengan kebutuhan tenaga baterai rendah. CMOS digunakan untuk menyimpan program konfigurasi, program diagnostik dan informasi tanggal dan waktu pembuatan file yang tidak akan hilang meskipun komputer dimatikan.

CD ROM Drive:Alat pemutar CD ROM. Suatu drive untuk merekam atau memainkan Compact Disk, yang sering dijumpai adalah CDROM (CD Read Only Memory) MO (Magneto-Optical) dan WORM (Write Once Read Many).

Com : Singkatan dari Communications atau sering disebut serial

port, yaitu komponen yang menghubungkan CPU dengan printer, modem dan alat lainnya.

CPU : Central Processing Unit. Unit pemroses utama dalam istilah teknik disebut mikroprosesor, sedang dalam pengertian umum adalah mesin komputer yaitu casing beserta semua isi didalamnya. Pusat pengolahan masukan sehingga menghasilkan keluaran. Termasuk di sini adalah semua register, sirkuit aritmatik, unit pembanding, dsb
.
Disk : Suatu media penyimpanan data. Yang dimaksud dengan disk adalah floppy disk atau hard disk. Sedangkan floppy disk adalah disket. Piringan tipis yang dilapisi bahan magnetik (oksida besi) yang mampu menyimpan sejumlah
data atau informasi. Pembacaan dan penulisan informasi dipusatkan pada track.

Drive : Pi ntu, penggerak disk.

Driver : S of tware yang menjadikan sistem operasi bisa berkomunikasi dengan peripheral atau alat lain, misalnya mouse driver untuk mengendalikan mouse.

Hard disk : Media penyimpan data berkapasitas besar.

LPT : Line Printing Terminal atau paralel port. Port untuk menghubungkan PC dengan printer.

Motherboard: Papan rangkaian komputer tempat semua komponen elektronik komputer terangkai.

Peripheral : Peralatan. Spesifikasi peralatan pendukung yang dibutuhkan oleh sebuah PC agar dapat bekerja secara optimal.

PCI : Peripheral Component Interconnect. Peripheral bus yang umum digunakan pada PC, Macintosh dan workstation. Pertama kali didesain oleh Intel dan muncul di pasaran pada akhir 1993. PCI menyediakan jalur transfer data cepat antara CPU dengan komponen-komponen peripheral lain di PC seperti video, disket, jaringan dan lain-lain.

POST : Power on Self-Test yaitu test yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC untuk bekerja dengan baik.

Power Supply: Suatu rangkaian elektronik yang berfungsi sebagai pencatu daya/pemberi sumber tegangan/arus pada peralatan.

VRAM : Video Random Access Memory (Video RAM) tipe spesial dari DRAM yang memungkinkan akses direct high speed memory melalui sirkuit video. Jenis memori ini lebih mahal bila dibandingkan chips DRAM yang konvensional.

RAM : Random Access Memory, memori yang dapat dibaca dan ditulis. Informasi akan hilang jika komputer mati.

Reset : Mengosongkan memori atau mengenolkan logika keluaran. Memulai dari awal.

USB : Universal Serial Bus. Socket yang terdapat di semua PC model baru untuk koneksi perangkat-perangkat USB. USB mendukung instalasi yang mudah dengan system Plug and Play, dan secara bertahap menggantikan port serial dan pararel yang lama. Perangkat USB meliputi scanner, modem dan printer..

Tata letak : yaitu gambar susunan komponen-komponen elektonika dalam bentuk gambar wajah dengan ukuran yang tepat sama.

Ditulis dalam Pengetahuan | Tinggalkan sebuah Komentar »

Keunggulan & Fakta-fakta Seputar Windows XP SP3

Posted by syamlan fahad pada 1 Mei 2009

1. Sistem operasi Windows XP SP3 lebih kebal virus dari pada versi SP2

SP3 mengadopsi sistem keamanan kulitas Windows Vista (NAP) yang dikenal sebagai sistem operasi teraman di dunia. NAP (Network Access Protection) adalah sebuah kebijakan teknologi yang menginspeksi komputer terlebih dahulu sebelum terhubung dengan suatu jaringan besar, kemudian juga akan mengupdate secara otomatis ataupun melakukan pengeblokan jikalau ada yang tidak memenuhi kriteria keamanan

Keunikan lainnya adalah ketika kami mencoba meng-install SP3 di komputer yang mengandung virus, spyware dan trojan, dan ternyata SP3 otomatis menghapus semua sampah-sampah tersebut, dan menggantinya dengan yang sistem baru.

Bila komputer yang terkena virus dan ingin mengubah sistem dari Windows XP, otomatis sistem akan merestart komputer dan mengagalkannya. Virus sendiri yang aktif di startup tidak langsung hilang, tetapi bisa dibersihkan lewat safe mode.

2. Deteksi hardware dan plug ins lebih cepat

Bila Windows XP SP2 mendeteksi hardware baru seperti flash disk yang baru dipasang pada komputer, dan ketika kita memasangnya kembali, kadang-kadang masih dideteksi kembali oleh SP2. Kalau di SP3 hal ini tidak terjadi. Hardware yang sudah pernah terpasang di komputer, cukup dideteksi sekali. Pada pemasangan berikutnya, SP3 sudah mengenalinya dengan baik, tanpa perlu adanya deteksi kembali dan ***** bengeknya. Selain itu prosesnya sendiri lebih cepat dibanding SP2.

3. Perbaikan pada Direct-X dan error lainnya

Bila komputer yang memiliki Direct-X versi lama, tidak bisa diupgrade ke Direct-X 9.0c atau yang rusak, maka SP3 akan otomatis meng-updatenya ketika di install. Direct-X dari SP3 ternyata lebih stabil dan mengenali extension baru dari video-video player, yang sebelumnya kadang-kadang error ketika filenya diliihat pada Windows Explorer.Kami mendapat beberapa informasi yang berkaitan dengan error-error ketika membuka folder atau Windows Explorer, sistem aplikasi crash, dan lain sebagainya. Dan ternyata di SP3 hampir tidak kami jumpai sama sekali. Aplikasi browser (IE, FireFox dan Opera) yang keluar mendadak juga belum pernah dialami kami sejal menginstall SP3.

Fakta-fakta Seputar Windows XP SP3:

1.SP3 membetulkan sekitar 1174 bug dan update sekuriti

2. SP3 bisa di install ke komputer yang mengandung minimal SP1, jadi tidak perlu harus update SP2 dahulu sebelum meng-installnya

3. SP3 mengandung update juga untuk Windows XP Media Center Edition (MCE) and Windows XP Tablet PC Edition, and update sekuriti untuk .NET Framework version 1.0

4. SP3 juga mengupdate sekuriti untuk Windows Media Player 10

5. Untuk Windows XP retail dan versi OEM, SP3 tidak akan meminta serial no. ketika meng-installnyaDemikian Dulu yah….

Ditulis dalam Pengetahuan | Tinggalkan sebuah Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.