Kumpulan Kumpulan Artikel TKJ

Just another WordPress.com weblog

Arsip untuk ‘DOS’ Kategori

Ii merupakan kumpulan trik DOS

Menampilkan Kode Kesalahan DOS

Posted by syamlan fahad pada 20 Mei 2009

Sering bingung atau sering mengalami kesalahan dalam mengeksekusi perintah eksternal DOS ? (misalnya chkdsk, xcopy, attrib, dll) ? Kini jangan lagi, karena Anda dapat mengetahui kesalahan apa yang Anda lakukan. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam DOS | Tinggalkan sebuah Komentar »

Membedah file MSDOS.SYS

Posted by syamlan fahad pada 20 Mei 2009

File msdos.sys merupakan file yang digunakan untuk menyimpan setting start-up Windows 95 dan 98. File ini terletak pada root directory drive C atau drive yang digunakan untuk booting. Pada file ini tersimpan informasi antara lain sebagai berikut :

1. BootGUI= [0,1]
Secara default Windows secara otomatis akan booting dengan GUI (Graphical User Interface). Dengan mengganti pilihan BootGUI seorang pemakai dapat memilih apakah akan booting ke Windows atau cukup pada dos prompt. Pilihan 1 berarti Windows booting menggunakan GUI. Sedangkan pilihan 0 berarti Windows melakukan booting hanya sampai dos prompt. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam DOS | Tinggalkan sebuah Komentar »

Parameter Tersembunyi Bagi DIR

Posted by syamlan fahad pada 20 Mei 2009

Ternyata perintah DIR mempunyai sebuah parameter yang tersembunyi, yaitu DIR /Z. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam DOS | Tinggalkan sebuah Komentar »

BEBERAPA PERINTAH YANG BERMANFAAT DI RUN COMMANDS WINDOWS XP

Posted by syamlan fahad pada 20 Mei 2009

Pertama ketik star >>> run

Nah mungkin disini ada beberapa perintah yang bermanfaat buat kalian…
Accessibility Controls
access.cpl

Add Hardware Wizard
hdwwiz.cpl

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam DOS | Tinggalkan sebuah Komentar »

BEBERAPA PERINTAH YANG BERMANFAAT DI RUN COMMANDS WINDOWS XP

Posted by syamlan fahad pada 10 Mei 2009

Pertama ketik star >>> run

Nah mungkin disini ada beberapa perintah yang bermanfaat buat kalian…
Accessibility Controls
access.cpl

Add Hardware Wizard
hdwwiz.cpl

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam DOS | Tinggalkan sebuah Komentar »

Membedah file MSDOS.SYS

Posted by syamlan fahad pada 22 April 2009

File msdos.sys merupakan file yang digunakan untuk menyimpan setting start-up Windows 95 dan 98. File ini terletak pada root directory drive C atau drive yang digunakan untuk booting. Pada file ini tersimpan informasi antara lain sebagai berikut :

1. BootGUI= [0,1]
Secara default Windows secara otomatis akan booting dengan GUI (Graphical User Interface). Dengan mengganti pilihan BootGUI seorang pemakai dapat memilih apakah akan booting ke Windows atau cukup pada dos prompt. Pilihan 1 berarti Windows booting menggunakan GUI. Sedangkan pilihan 0 berarti Windows melakukan booting hanya sampai dos prompt.

2. BootMenu=[0,1]
Secara default Windows 95 dan 98 tidak menampilkan boot menu kecuali kalau pemakai menekan tombol fungsi F8. Dengan menampilkan boot Menu, pemakai dapat memilih jenis booting yang diinginkan : Normal, Safe Mode, Step by step confirmation, Command Prompt Mode, dan sebagainya. Pilihan 1 berarti pada saat booting, Windows akan menampilkan boot menu.

3. Logo=[0,1]
Secara default Windows akan menampilkan gambar awan pada saat booting. Dengan mendisable pilihan ini seorang pemakai dapat melihat proses DOS boot yang terjadi pada background. Pilihan 1 berarti pada saat booting Windows akan menampilkan gambar awan dengan logo Windows.

4. BootDelay=n (n merupakan bilangan dengan satuan detik)
BootDelay merupakan waktu yang memungkinkan seorang pemakai untuk menekan tombol fungsi pada saat booting. Secara default nilai BootDelay adalah 2 yang berarti bahwa pemakai mempunyai kesempatan selama dua detik untuk menekan tombol fungsi.

5. Network=[0,1]
Pilihan 1 berarti Windows tetap mengaktifkan fasilitas network walaupun windows berjalan pada Safe Mode.

6. BootKeys=[0,1]
Secara default Windows mengenable tombol fungsi pada saat booting yang memungkinkan pemakai untuk mengontrol proses booting. Misalnya menekan F8 untuk menampilkan boot menu. Pilihan 1 berarti pemakai memiliki kesempatan untuk menekan tombol fungsi selama proses booting, sedangkan pilihan 0 berarti pemakai tidak punya kesempatan untuk menekan tombol fungsi.

7. AutoScan=[0,1,2]
Jika Windows shutdown secara tidak normal maka pada saat booting secara otomatis Windows akan melakukan scandisk. Pilihan 0 berarti AutoScan di-disable, 1 berarti Windows akan melakukan konfirmasi kepada Anda apakah akan menjalankan scandisk atau tidak, sedangkan 2 berarti Windows secara otomatis akan melakukan scandisk. Bila Anda memilih 0 pastikan bahwa Anda menjalankan scandisk setelah berada pada Windows.

8. BootSafe=[0,1]
Pilihan 1 berarti Windows Anda selalu booting pada safe mode, sedangkan 0 berarti booting secara normal. Pilihan safe mode hanya cocok digunakan bila Windows Anda sedang mengalami trouble.

Ditulis dalam DOS | Tinggalkan sebuah Komentar »

Parameter Tersembunyi Bagi DIR

Posted by syamlan fahad pada 22 April 2009

Ternyata perintah DIR mempunyai sebuah parameter yang tersembunyi, yaitu DIR /Z. Jika Anda mengetikkan perintah tersebut maka DOS akan menampilkan file dengan menyembunyikan nama panjang yang biasanya muncul di sebelah kanan. Jika anda mengetikkan DIR /B maka yang akan tampil hanya nama panjangnya saja. Sementara DIR /Z/B akan menampilkan nama pendeknya saja.

Ditulis dalam DOS | Tinggalkan sebuah Komentar »

Menampilkan Kode Kesalahan DOS

Posted by syamlan fahad pada 22 April 2009

Sering bingung atau sering mengalami kesalahan dalam mengeksekusi perintah eksternal DOS ? (misalnya chkdsk, xcopy, attrib, dll) ? Kini jangan lagi, karena Anda dapat mengetahui kesalahan apa yang Anda lakukan. Caranya pada MS-DOS Prompt ketikkan COMMAND /Z. Perintah ini tidak berlaku untuk perintah internal seperti copy, dir, rename, dll. Untuk kembali ke modus MS-DOS “biasa” Anda cukup menuliskan perintah EXIT COMMAND.

Ditulis dalam DOS | Tinggalkan sebuah Komentar »

Pindah Directory Dengan Mudah Pada DOS Prompt

Posted by syamlan fahad pada 22 April 2009

Anda pasti sudah tahu kalau DOS prompt hanya dapat menampilkan 8 karakter (untuk nama file dan directory). Saat Anda pengen pindah directory dengan mengetikkan perintah cd Program Files (misalnya), maka akan terjadi error. Hal ini karena pada DOS prompt directory Program Files akan terlihat menjadi Progra~1. Ini tentunya dapat membingungkan kita. Ada cara yang lebih mudah untuk melakukan “operasi” pada file atau directory yang lebih dari 8 karakter. Caranya dengan menambahkan tanda petik. Misalnya : cd “Program Files” untuk pindah ke directory Program Files.

Ditulis dalam DOS | Tinggalkan sebuah Komentar »

Parameter Tersembunyi DOS

Posted by syamlan fahad pada 22 April 2009

TRUENAME
Digunakan untuk menampilkan path file atau directory
Syntax:
TRUENAME namafile -

FDISK /STATUS
Ada cara yang lebih mudah untuk melihat informasi partisi harddisk. Kalau biasanya kita harus masuk dulu ke FDISK kemudian memilih option 4. Maka dengan FDISK /STATUS kita dapat langsung langsung melihat informasi partisi tersebut. Perintah ini setidaknya dapat memperpendek langkah kerja kita dan mengurangi resiko kesalahan pada FDISK. Catatan : Perintah ini tidak akan bekerja pada DOS 3.30.

FDISK /MBR
Perintah di atas akan menuliskan pada master boot record pada hard disk tanpa merubah informasi tabel partisi. Sebagai catatan, penulisan pada master boot record (pada kasus ini) dapat menimbulkan beberapa masalah pada beberapa dual boot program. Bagi Anda yang pernah menginstall Linux dan Windows pada satu hard disk dan meletakkan LILO pada master boot record, Anda dapat menghilangkan LILO dengan perintah tersebut. Anda juga dapat menghilangkan virus yang menyerang boot sector, dengan cara booting dari disk yang bersih dan FDISK /MBR.

SHELL=C:\COMMAND.COM /P /F pada (config.sys)
Perintah di atas akan menjalankan “Fail” pada pilihan “Abort, Retry, Fail” (Pilihan “Abort, Retry, Fail” biasa muncul bila terjadi “masalah” pada saat berada pada DOS prompt).

VER /R
Menampilan informasi tentang versi DOS secara lebih lengkap

Parameter rahasia Format
Menentukan ukuran cluster: format Drive: /z:ClusterSize*2
Tidak menyimpan informasi buat unformat: format Drive: /u
Contoh:
Format d: /z:8 akan menghasilkan cluster ukuran 4 kB Contoh:
Format d: /z:32 akan menghasilkan cluster ukuran 16 kB

Ditulis dalam DOS | Tinggalkan sebuah Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.